HomeHUKUMDelapan Warga Padang Disidang akibat Buang Sampah Sembarangan

Delapan Warga Padang Disidang akibat Buang Sampah Sembarangan

Akibat membuang sampah sembarangan,  delapan orang warga didenda sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

Hal itu terungkap dalam sidang yang digelar secara virtual di Mako Satpol PP, Jalan Tan Malaka, Padang, dipimpin Hakim Tunggal dari Pengadilan Negeri Padang, pada Rabu (15/9/2021) pagi.

Delapan orang warga Padang itu, didenda sesuai tipiring karena telah melanggar Perda Nomor 21 tahun 2012.

Dalam sidang yang digelar secara virtual tersebut, mereka dijatuhi hukuman sanksi bayar denda dan kurungan penjara tiga hari.

Pelaku mengakui kalau dia telah membuang sampah sembarangan dan bersedia membayar denda sesuai sanksi yang diberikan. Mereka yang membuang sampah sembarangan itu terjaring di wilayah Kuranji dan Pauh.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon  turut hadir dalam sidang tersebut.

Dia mengatakan bahwa kepada mereka yang disidang ini kedapatan membuang sampah sembarangan. Kemudian dipanggil dan disidang di Mako Satpol PP.

Mereka disanksi tipiring sesuai dengan Perda. Petugas menjaring mereka ketika  melakukan pengawasan di titik yang sering diduga masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Petugas mendapati warga ini membuang sampah di median jalan.

“Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Pol PP mendapati warga ini membuang sampah di median jalan,” kata Mairizon.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Padang Alfiadi mengatakan dalam upaya menciptakan kondisi bersih dan indah, maka perlu upaya penindakan bagi para pelanggar.

“Kita berharap kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan. Marilah buang sampah pada tempatnya. Bagi yang kedapatan melanggar akan kita tindak tegas,” ujar Alfiadi.(ekh)

radarpadanghttps://radarpadang.com
Radar Padang adalah media online di Sumatera Barat yang menyajikan berita aktual dan terpercaya berpedoman pada kode etik jurnalistik dan UU Pers.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments