HomeKESEHATANSekolah di Padang Beri Pelajar Bibit Buah setelah Divaksin

Sekolah di Padang Beri Pelajar Bibit Buah setelah Divaksin

Pencapaian vaksinasi di Kota Padang masih di bawah angka 50 persen. Realisasi vaksinasi tahap I baru mencapai 31,37% atau sekitar 270 ribu orang.

Sedangkan tahap II baru sekitar 18% atau sebanyak 130 ribu orang. Sementara Pemko Padang menargetkan 720 ribu orang divaksin hingga akhir tahun mendatang

Sebagai bentuk apresiasi dan memotivasi pelajar mengikuti vaksinasi Covid-19, pihak SMPN 5 Padang memberikan hadiah berupa bibit manggis dan pin kepada pelajar yang telah divaksin.

Kepala UPTD SMPN 5 Padang Junaidi mengatakan dari jumlah siswa sebanyak 789 orang, ada 623 responden yang telah mengisi data google form.

Dari 623 responden tersebut, 346 siswa bersedia divaksin dengan izin orang tua, 221 siswa belum bersedia divaksin dan 56 siswa sudah melaksanakan vaksinasi.

“Nah, untuk memberikan apresiasi bagi pelajar yang bersedia divaksin dan memberikan motivasi bagi pelajar yang belum bersedia divaksin, maka pihak sekolah memberikan bibit buah manggis dan pin yang bertuliskan “Saya Sudah Divaksin Covid-19”,” ujar Junaidi, Jumat (10/9/2021).

Dirinya berharap orang tua yang belum memberikan izin vaksinasi Covid-19, supaya bekerjasama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Begitu pula para siswa yang sudah vaksinasi, diharapkan mampu meyakinkan teman-teman lainnya untuk bersedia menjalani vaksinasi.

“Insya Allah vaksinasi Covid-19 aman dan halal. Ayo sehat, ayo vaksin,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, pihak sekolah juga mengucapkan terima kasih kepada UPTD Balai Pembibitan Dinas Pertanian Kota Padang yang telah bekerja sama untuk penyediaan 200 bibit buah manggis.

Di samping itu, tim dari Yayasan Ruang Anak Dunia dikoordinir Wanda Leksmana yang selalu menawarkan ide-ide kreatif dan inovatif untuk SMPN 5 Padang.

Sehingga kegiatan pemberian bibit buah manggis dan pin bagi pelajar yang bersedia vaksinasi Covid-19 bisa dilaksanakan.

Kegiatan vaksinasi ini juga dihadiri Sekretaris Komisi V DPRD Sumbar Maigus Nasir, Program Manager Yayasan Ruang Anak Dunia Wanda Leksmana, Kapolsek Padang Timur, dan wali murid SMPN 5 Padang.

Program Manager Yayasan Ruang Anak Dunia, Wanda Leksmana mengungkapkan pemberian apresiasi dalam bentuk bibit buah dan pin itu bisa menjadi contoh bagi sekolah lain untuk diterapkan di sekolahnya masing-masing.

“Sehingga dengan itu diharapkan akan memunculkan keinginan teman seusianya untuk melakukan vaksinasi Covid-19,” tambahnya.

Menurut Wanda, SMPN 5 Padang telah memberikan inovasi yang dapat dijadikan legacy bagi sekolah-sekolah lainnya untuk memberikan kepentingan terbaik bagi anak dalam situasi pandemi Covid-19.

Hal ini demi menjamin hak anak atas kesehatan dan pemenuhan hak partisipasi anak dalam program vaksinasi Covid-19 bagi pelajar.

Tak hanya itu, pemberian bibit buah manggis dan pin merupakan wujud implementasi sekolah ramah anak yang mengedepankan salah satu dari 4 prinsip umum sekolah ramah anak yang diatur dalam konvensi hak anak. Yaitu menghargai partisipasi dan pandangan anak.(ekh/rel)

radarpadanghttps://radarpadang.com
Radar Padang adalah media online di Sumatera Barat yang menyajikan berita aktual dan terpercaya berpedoman pada kode etik jurnalistik dan UU Pers.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments